Menggagas Teknologi Lingkungan Baru: Pemanfaatan Nanokitosan oleh Prof. Edi Istiyono dalam Kuliah Umum di UNNES

Yogyakarta, 28 November 2025 — Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (SPs UNY) berkolaborasi dengan Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam penyelenggaraan kuliah umum bertajuk “Nano Green Innovation: Solusi Limbah Cair Berbasis Bahan Lokal.” Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh sivitas akademika UNY dan UNNES dari berbagai jenjang.

Acara dibuka pada pukul 08.45 WIB, dipandu oleh moderator Putri Alifia Kholil, S.T., M.Ling., yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Koorprodi S1 Ilmu Lingkungan UNNES, Dr. Andhina Putri, serta sambutan Sekolah Pascasarjana UNY oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Riset, dan Kerja Sama, Prof. Dr. Dyah Kumalasari, M.Pd.

Pada sesi utama, Prof. Dr. Edi Istiyono, M.Si., selaku Koordinator Program Studi Magister Ilmu Lingkungan SPs UNY, menyampaikan materi mengenai “Nanoteknologi Lingkungan & Mekanisme Kerja Nanokitosan.” Dalam paparannya, Prof. Edi menegaskan bahwa nanoteknologi berbasis biomaterial lokal, seperti kitosan dari limbah cangkang udang, berpotensi menjadi solusi strategis dalam pengolahan limbah cair industri. Beliau menjelaskan mekanisme adsorpsi dan kerja material nano terhadap ion logam berat serta kandungan organik kompleks, termasuk keunggulan efisiensi, ramah lingkungan, dan rendah biaya operasional.

Melalui pendekatan ilmiah yang aplikatif, Prof. Edi juga menyoroti perlunya riset berkelanjutan untuk mengembangkan teknologi pemurnian limbah cair yang dapat diterapkan di skala industri, rumah tangga, hingga komunitas, dengan mengedepankan kemandirian daerah melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Perspektif tersebut mendapat perhatian besar dari para peserta, terlihat dari antusiasme sesi diskusi interaktif yang berlangsung setelah pemaparan.

Narasumber kedua, Dr. Ir. Musrowati Lasindrang, M.P., menguatkan sesi materi melalui topik “Aplikasi Komposit Nanokitosan–Arang Aktif pada Limbah Industri Penyamakan,” sehingga memperkaya sudut pandang riset berbasis komposit dalam pemulihan kualitas air.

Acara diakhiri pada pukul 11.15 WIB setelah sesi tanya jawab, disertai harapan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga membuka ruang kolaborasi penelitian antarinstitusi, pendampingan akademik, dan pengembangan inovasi lingkungan berbasis teknologi nano.

Kuliah umum ini mempertegas komitmen SPs UNY dan UNNES untuk berperan aktif dalam upaya mitigasi pencemaran lingkungan melalui riset interdisipliner, pemanfaatan biomaterial lokal, serta implementasi inovasi yang berdampak nyata bagi keberlanjutan ekologis.

Tags: